Cave Tubing KaliSuci

Cave Tubing KaliSuci

Jika aktivitas susur sungai terbuka dikenal dengan istilah rafting, maka menyusuri sungai tertutup atau sungai yang berada di dalam gua dikenal dengan istilah cave tubing. Kalisuci merupakan obyek wisata cavetubing pertama di Indonesia dan ketiga di dunia. Selain Kalisuci di Gunungkidul juga ada lokasi cave tubing lain yakni di Gua Pindul.

     goa-kali-suci-gunungkidulCave tubing Kalisuci adalah aktivitas menyusuri aliran sungai yang mengalir di dalam gua menggunakan ban dalam. Selama kurang lebih 1 jam, wisatawan akan diajak untuk bertualang mencumbu aliran sungai yang mengalir melewati 3 gua yang berukuran sempit namun memiliki langit-langit yang sangat tinggi. Meski sekilas terdengar menyeramkan, percayalah aktivitas ini sangat aman, bahkan bagi mereka yang tidak bisa berenang (seperti saya hahahaha). Menyusuri jeram-jeram yang mengalir di dalam gua akan menjadi pengalaman yang tak mungkin terlupakan.

Lokasi
Kalisuci terletak di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Gunungkidul, Yogyakarta. Sekitar 60 km dari Kota Yogyakarta

Cave Tubing
Namanya aja udah Cave Tubing Kalisuci, jadi yang pertama harus kita lakukan jelas cave tubing dong. Meski gak bisa berenang percayalah, aktivitas ini sangat aman selama Anda memakai peralatan dan didampingi guide resmi. Anda tinggal duduk di atas ban besar dan biarkan tubuh Anda mengalir aliran sungai. Ini akan menjadi perjalanan yang super dupen fun.

Trekking
cave tubing 2Mau nggak mau, suka nggak suka, jika Anda pengen cave tubing di Kalisuci, Anda juga harus trekking menyusuri jalan yang menghubungkan basecamp dan lokasi cave tubing. Perjalanan berangkat sih jalannya masih enak karena turun tangga. Nah, yang menyebalkan adalah jalan pulangnya. Anda harus trekking menaiki tebing dengan berpegangan pada seutas tali yang cukup menguras energi. Tapi ini fun sodara-sodara!

Free Jumping
cave tubing 3Ini nih bagian yang saya suka. Terjun bebas dari ketinggian ke dalam aliran sungai. Untuk melakukan ini pastikan Anda punya nyali yang besar dan tanyakan dulu kepada guide tempat-tempat mana yang aman untuk digunakan sebagai lokasi free jump. Setahu saya di daerah watu gajah itu asyik buat lompat-lompat dan nyebur ke air. Awalnya takut-takut, tapi biasanya setelah itu keterusan.

Swimming
cave tubingYak, inilah saatnya Anda belajar renang. Turunlah dari ban yang Anda duduki lantas gerakkan kaki dan tangan seperti orang berenang. Tak perlu takut tenggelam, kan Anda pake live vest atau cukup terlentang di atas air dan biarkan aliran sungai membawa anda mengalir menuju hilir.

Photo Session
cave tubing 1Photo session is a must! Jangan sampai Anda tidak punya foto di dalam gua cuy! Salah satu spot foto favorit saya adalah mulut utama gua yang dindingnya berwana merah cakep seperti tembok benteng kuno. Kemudian Watu Gajah. Saya suka memanjat batu yang sangat besar tersebut, lantas berpose di atasnya dan yang motret dari dalam gua, jadinya siluet yang ciamik.

Tips!

  • Berhubung kita akan basah-basahan, maka wajib bawa baju ganti termasuk underwear. Jangan lupa bawa peralatan mandi sekalian 🙂
  • Disarankan saat cave tubing tidak memakai celana jeans. Alasan pertama celana jeans tidak mudah kering, sehingga kita bisa kedinginan. Yang kedua adalah berat, gerak kita jadi agak terbatas dan akan sedikit kesulitan saat harus trekking kembali ke basecamp.
  • Bring your underwater camera! Nah, kalau nggak punya kamera underwater, jangan lupa bawa drybag, cover, atau apapun yang bisa melindungi kamera Anda dari percikan air sungai entah plastik kresek.
  • Pakailah alas kaki yang nyaman yang bisa buat basah-basahan, karena cave tubing sambil nyeker itu enggak banget sodara-sodara. Kalau saya sih biasanya pakai sandal gunung, aman di segala medan.

Sumber : Eyang Google dan ranselhitam.com

Masjo Tour : Paket Wisata Jogja – Tour Jogja